The Spirit

The spirit will comes after your will. I see, I hear, I write, I celebrate all moment with words...

waiting is inspiring

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

I love sharing positive mind and feeling

my life teach me to believe my inner strength

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label #rimbakita# #puisilingkungan# #puisiedridapulungan#. Show all posts
Showing posts with label #rimbakita# #puisilingkungan# #puisiedridapulungan#. Show all posts

Thursday, October 3, 2019

Puisi Pintu Rimba karya Edrida Pulungan


Pintu Rimba


Gambar hutan ilustrasi puisi "rimba kita" doc.goodnewsfromindonesia

Ini bukan cerita dongeng sang nenek pada cucunya
Konon katanya ada satu negeri dengan hutan
gunung dan lautnya yang banyak
hutan berpenghuni binatang-binatang liar
aneka satwa-satwa seperti cerita harimau sang raja hutan serta money yang membangun kerajaannya
Satu persatu hewan di buru

Satu persaru spesiasnya habis temiada tersisa dari hutan Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua
Negeri zamrud khatulistiwa hanya simbol saja
Satwa semakin langka punah ditelan Masa
Hingga generasi masa depan tak tahu bentuk rupanya
Kemarin tapak kaki harimau itu meninggalkan jejak di tanah basah
Berjalan menuju Utara
Lalu diburu dan dibunuh pemburu demi lembar rupiah
 Mereka lari ke rumah warga
Lalu siapa yang jadi pahlawan

Siapa yang jadi penjahatnya
Dengarkan lagi satu dongeng penutup di malam ini
 Konon katanya hutan kita penuh tumbuhan-tumbuhan liar sebagai obat
Fauna serta flora beraneka rupa
Tapi itu dongeng seratus tahun lalu
Sudah tiada lagi pintu rimba yang kau bisa masuki
Manusia dan hewan berebut tempat hidup
Satu kota hilang semalam
Terbakar
Hingga yang tersisa hanya puing luka

Bogor, Gunung Salak, 2019