Thursday, October 3, 2019

Puisi Pukat Asap Karya Edrida Pulungan



Pukat Asap

Edrida Pulungan

 
ilustrasi gambar puisi "pukat asap" doc pojoksatu.id 

Aku menjaring asap sepagi ini hingga datang gelap
Asap dilempar menjadi pukat
Siapa yang khilaf
Semua hanya banyak cakap

Asap-asap terperangkap di kota yang tabah itu
kota yang semakin pengap
Berapa banyak lagi korban yang jatuh
saat bara hutan tak bisa dipadamkan air

Pukat asap di atap rumah
Pukat asap di sungai-sungai
Pukat asap di hutan-hutan
Bara panas dimana-mana

Asap menjadi sarapan di pagi, siang dan malam hari
Satu negeri di hujat karena asapnya menyebar hingga negeri tetangga
Satu negeri dipuja karena lebat hutan tropisnya
Ini negeri asap

Riau, 2019

0 comments:

Post a Comment