Tuesday, August 1, 2017

Kursi Panjang di Taman



Kursi Panjang di Taman
Edrida pulungan



Dibarisan kursi kayu berwarna putih itu
Dibawah pohon pinus yang merangas
Merpati-merpati putih terbang
Sesekali meletakan paruhnya
Digenangan air kolam
Semalam hujan datang
Mereka berpesta pora
Melihat sepasang kekasih
Di kursi panjang itu

Pagi beranjak siang
Siang menjemput senja
Perempuan itu menatap mata kekasihnya
Tajam sekali
Lelaki itu menapat wajah perempuannya
Sendu sekali

Bercangkir cangkir kopi
Habis sudah
Lalu lelaki itu berkata
Sudah hujan ayo kita pulang
Perempuan itu tidak ingin pulang
Dia tidak beranjak dari tempat duduknya

Tiba tiba matahari semakin meninggi
Perempuan itu meneteskan air mata
Hatinya gundah
Melihat hari semakin senja
Namun tak satupun
Kata kata yang keluar dari mulut laki laki itu

Ditaman itu dia hanya berharap satu saja
Lelaki itu akan menunaikan janjinya
Namun
Apa yang terjadi dengan waktu
Kursi panjang putih itu menjadi saksi
Bahwa dia pernah
Mengenal seorang lelaki
Yang bermata sendu
Yang lupa mengucapkan rindu


Taman suropati 29 Juli 2017

1 comments:

  1. Waaaa...
    Bukunya udah banyaaakkk..
    Masih rajin ngeblog pula..

    My morning warm greetings from East Lombok ^_^

    ReplyDelete