Thursday, August 25, 2016

Celengan, Al Ghazali dan Algojo

Celengan, Al Ghazali dan Algojo


Tuan-tuan dan puan hari ini bersejarah

Tanggal dua puluh lima
Di hari merdeka
Namun rasanya terjajah
Celengan kodok itu harus dipecah
Hari ini jadi lembaran-lembaran kisah
Algojo-algojo itu berbaris dengan  pakaian merah
Berhasil  kelihatan gagah dan pongah 

Kalimat sang hakim abadi di ingatan
Kata-kata yang merendahkan
Melemahkan semangat juang
Mereka pencuri impian
Di balik nama besar

Benar kata Al Ghazali
Ilmu terbaik adalah mengenal diri
Ruang-ruang bersendi pun tak mampu
Meretas kemajuan dalam persimpangan

Selamat tinggal penjajahan
Ini kali terakhir
Berada dalam gema perkataan yang fakir
Tinggalkan semua hingga akhir
Berserah dan pasrahlah
Meski merasa kalah

Ingat berapa kali dinding itu bergema
Gema yang panjang dan lirih
Mendengar tangisanmu merintih
Lalu mereka berskenario
dan menjadi algojo
Mengeksekusi lemahmu
Menggantung waktu tanpa tali
Di menara gading di eksekusi
Apakah kamu sudi mimpimu di belati



25 Agustus 2016, Pinggiran Kota Depok

0 comments:

Post a Comment